Rabu, 26 Juni 2019

Tak Pernah Sama

" dari hal sepele seperti selera humor aja kita gapernah sama "

" kalo udah sama-sama pasti sama "

" nyatanya kita gapernah sama dan samasama "

--------

Porsinya sama.
Seimbang.
Kita sama-sama terkalahkan oleh ego kita masing-masing.
Bagaimana kita bisa untuk sama-sama,
Untuk sejenak mengerti, mendengarkan, bahkan memahami saja kita begitu sulit.
Kita stuck pada sudut pandang kita masing-masing.
Sebenarnya mudah saja,
Kita sama-sama paham apa mau kita...
Namun kita terbakar oleh prihal gengsi yang melangit.
Hingga akhirnya bukan lagi keadaan yang mempersulit,
Bukan keadaannya pula yang tak pernah mengerti,
Kitanya saja yang terlalu memperkeruh keadaan dengan sedemikian rupanya...
Kita terlalu banyak membuang waktu dalam diam dan berasumsi sendiri.


Padahal jika kita sedikit saja menurunkan ego kita untuk sejenak, saling menghargai.
Mungkin ceritanya gaakan sekeruh ini...

Lalu...
Mengapa kita tak mencoba saling memahami saling menerima ?
Bukankah itu jauh lebih asik?

Lalu pada akhirnya,
Aku dan kamu adalah dua orang yang menjelma sebagai KITA yang tak pernah memahami maksud dari kata "Kita" yang sesungguhnya...
Selamat lagi-lagi kita hanya sebatas aku dan kamu lagi-lagi kita terkalahkan oleh ego...



Bersambung...


- Afn

6 komentar: